SILABUS
MATA PELAJARAN
PENDIDIKAN
AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
Kelas 1
Kelas 1
Kompetensi Dasar
|
Materi
Pembelajaran
|
Kegiatan
Pembelajaran
|
1.1 Terbiasa membaca
basmalah setiap memulai belajar al-Qur’ān
2.1 Menunjukkan perilaku
percaya diri dalam melafalkan huruf-huruf hijaiyyah dan
harakatnya.
3.1 Mengetahui huruf-huruf Hijaiyyah dan
harakatnya secara lengkap.
4.1 Melafalkan huruf-huruf Hijaiyyah dan
harakatnya secara lengkap.
|
Huruf Hijaiyyah dan
harakatnya
|
· Mencermati pelafalan huruf Hijaiyyah dan
harakatnya.
· Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang huruf Hijaiyyah dan harakatnya.
· Mengajukan pertanyaan, misalnya berapakah jumlah
huruf Hijaiyyah? lafalkan huruf-huruf Hijaiyyah!
· Melafalkan secara berulang-ulang sampai kadar
pelafalannya baik. Pelafalan huruf dilakukan peserta didik secara klasikal,
kelompok maupun individual.
· Melafalkan huruf Hijaiyyah berharakat huruf per
huruf sesuai makharijul huruf dengan berulang-ulang, baik secara individual
maupun berkelompok.
· Mendemonstrasikan pelafalan huruf Hijaiyyah
berharakat secara individual dengan bimbingan pendidik.
· Membuat rumusan tentang klasifikasi pelafalan
huruf Hijaiyyah dan harakatnya.
· Mengidentifikasi huruf Hijaiyyah dari
tingkat yang paling mudah dan sukar.
· Melafalkan pelafalan huruf per huruf sesuai makharijul huruf
secara klasikal, kelompok maupun individual.
· Menyampaikan hasil diskusi
tentang pelafalan huruf Hijaiyyah secara kelompok
atau individual.
· Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
· Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
|
1.2 Terbiasa
membaca al-Qur’ān dengan tartil.
2.2 Menunjukkan
sikap kasih sayang dan peduli kepada sesama sebagai implementasi
pemahaman Q.S. al-Fatihah dan Q.S. al-Ikhlas.
3.2 Memahami pesan-pesan
pokok Q.S. al-Fatihah, dan Q.S.al-Ikhlas.
4.2.1 Melafalkan Q.S.
al-Fatihah dan Q.S.al-Ikhlas dengan benar dan
jelas.
4.2.2 Menunjukkan hafalan Q.S.
al-Fatihah dan Q.S. al-Ikhlas dengan benar dan
jelas.
|
Q.S. al-Fatihah dan Q.S.
al-Ikhlas.
|
· Mencermati pelafalan Q.S. al-Fatihah dan Q.S.
al-Ikhlas.
secara klasikal atau
individual.
· Menyimak pesan-pesan yang terkandung di
dalam Q.S. al-Fatihah dan Q.S. al-Ikhlas.
secara klasikal atau
individual.
· Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang pelafalan, hafalan dan pesan Q.S. al-Fatihah dan Q.S.
al-Ikhlas.
· Mengajukan pertanyaan, misalnya siapakah yang sudah
mengetahui lafal Q.S. al-Fatihah dan Q.S. al-Ikhlas?
· Mendiskusikan pesan-pesan yang terkandung di
dalam Q.S. al-Fatihah dan Q.S. al-Ikhlas secara
kelompok.
· Secara berpasangan mendiskusikan tentang keterkaitan
pesan Q.S. al-Fatihah dan Q.S. al-Ikhlas dengan
kehidupan sehari-hari.
· Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentangpesan-pesan yang terkandung di dalam Q.S. al-Fatihah dan Q.S.
al-Ikhlas.
· Menghubungkan tentang pesan-pesan yang terkandung di
dalam Q.S. al-Fatihah dan Q.S. al-Ikhlas dengan
kehidupan sehari-hari.
· Menirukan Q.S. al-Fatihah dan Q.S.
al-Ikhlas secara klasikal, kelompok maupun individual.
· Menampilkan pelafalan Q.S. al-Fatihah dan Q.S.
al-Ikhlas secara berulang-ulang baik secara individual atau
berkelompok.
· Menghafal bacaan Q.S. al-Fatihah dan Q.S.
al-Ikhlas ayat per ayat sesuai makharijul huruf secara berulang-ulang
baik secara klasikal, kelompok maupun individual.
· Menampilkan hafalan Q.S. al-Fatihah dan Q.S.
al-Ikhlas baik secara individu maupun perwakilan kelas atau
kelompok.
· Menyampaikan hasil diskusi
tentang pesan-pesan yang terkandung di dalam Q.S.
al-Fatihah dan Q.S. al-Ikhlas secara kelompok atau
individual.
· Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
· Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
|
1.3 Menerima adanya Allah
Swt. yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
2.3 Menunjukkan perilaku
percaya diri sebagai implementasi pemahaman adanya Allah Swt.
3.3 Memahami adanya Allah Swt. yang
Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
4.3 Menunjukkan bukti-bukti adanya
Allah Swt. yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
|
Allah Swt. Itu ada
|
· Menyimak penjelasan tentang adanya
Allah Swt. yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang secara klasikal maupun
individual.
· Mengamati gambar/tayangan yang berkaitan
dengan adanya Allah Swt. yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang baik
secara klasikal atau individual.
· Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang adanya Allah Swt. yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
· Mengajukan pertanyaan, misalnya apa buktinya Allah
Swt. Itu ada?
· Mendiskusikan isi gambar tentang adanya Allah
Swt. yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
· Membuat rumusan hasil
diskusi tentang adanya Allah Swt. yang Maha Pengasih dan Maha
Penyayang.
· Mengidentifikasi bukti adanya Allah Swt. yang
Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
· Menyampaikan bukti adanya Allah Swt. yang Maha
Pengasih dan Maha Penyayang secara individu maupun perwakilan kelompok.
· Menyampaikan hasil diskusi tentang adanya Allah
Swt. yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang secara kelompok.
· Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
bukti adanya Allah Swt. yang Maha Pengasih dan Maha
Penyayang secara individual atau kelompok.
· Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
· Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
|
1.4 Menerima keesaan Allah
Swt. berdasarkan pengamatan terhadap dirinya dan makhluk ciptaan-Nya yang
dijumpai di sekitar rumah dan sekolah.
2.4 Menunjukkan perilaku
percaya diri sebagai implementasi dari pemahaman keesaan Allah Swt.
3.4 Memahami keesaan Allah Swt.
berdasarkan pengamatan terhadap dirinya dan makhluk ciptaan-Nya yang dijumpai
di sekitar rumah dan sekolah.
4.4 Menunjukkan bukti-bukti keesaan
Allah Swt. berdasarkan pengamatan terhadap dirinya dan makhluk ciptaan-Nya
yang dijumpai di sekitar rumah dan sekolah.
|
Allah Swt. Itu Esa
|
· Menyimak penjelasan tentang Allah Swt.
Yang Maha Esa secara klasikal maupun individual.
· Mengamati gambar/tayangan berkaitan dengan
Allah Swt. Yang Maha Esa baik secara klasikal atau individual.
· Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang Allah Swt. Yang Maha Esa.
· Mendiskusikan isi gambar tentang Allah Swt. Yang
Maha Esa.
· Membuat rumusan hasil diskusi tentang
Allah Swt. Yang Maha Esa.
· Mengidentifikasi bukti Allah Swt. Yang Maha Esa.
· Menyampaikan bukti Allah Swt. Yang Maha Esa secara
individu maupun perwakilan kelompok.
· Menyampaikan hasil diskusi tentang Allah Swt. Yang
Maha Esa secara kelompok.
· Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang bukti
Allah Swt. Yang Maha Esa secara individual atau kelompok.
· Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
· Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
|
1.5 Menerima adanya Allah
Swt. Maha Pengasih, Maha Penyayang dan Maharaja.
2.5 Menunjukkan sikap
kasih sayang, peduli, kerjasama dan percaya diri sebagai implementasi
dari al-Asmau al-Husna: ar-Rahman, ar-Rahim, dan al-Malik.
3.5 Memahami makna al-Asmau
al-Husna: ar-Rahman, ar-Rahim, dan al-Malik.
4.5 Melafalkan al-Asmau
al-Husna: ar-Rahman, ar-Rahim, dan al-Malik.
|
al-Asmau
al-Husna: ar-Rahman, ar-Rahim, dan al-Malik
|
· Mencermati pelafalan dan menyimak arti al-Asmau
al-Husna: ar-Rahman, ar-Rahim, dan al-Malik secara
klasikal, kelompok, maupun individual.
· Mengamati gambar/tayangan contoh ar-Rahman, ar-Rahim
dan al-Maliknya Allah Swt. secara klasikal atau individual.
· Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang kasih sayang Allah Swt.
· Memotivasi peserta didik bertanya, misalnya sebutkan
bentuk kasih sayang Allah Swt.!
· Secara berkelompok mendiskusikan isi gambar
tentang ar-Rahman, ar-Rahim, dan al-Malik nya
Allah Swt. baik secara klasikal maupun kelompok.
· Membuat rumusan hasil diskusi kelompok tentang ar-Rahman,
ar-Rahim, dan al-Malik nya Allah Swt.
· Menguhubungkan kasih sayang Allah Swt. dengan sikap
kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari.
· Menirukan pelafalan dan arti al-Asmau
al-Husna: ar-Rahman, ar-Rahim, dan al-Malik secara
klasikal, kelompok maupun individual.
· Menampilkan pelafalan al-Asmau al-Husna:
ar-Rahman, ar-Rahim, dan al-Malik secara berulang kali
baik secara individual atau berkelompok.
· Menyampaikan hasil diskusi tentang ar-Rahman ar-Rahman,
ar-Rahim, dan al-Malik nya Allah Swt. secara kelompok.
· Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
· Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
|
1.6 Menerima dan mengakui
makna dua kalimat syahadat.
2.6 Menunjukkan sikap
teguh pendirian sebagai implementasi dari pemahaman makna dua kalimat
syahadat.
3.6 Memahami makna dua kalimat
syahadat.
4.6 Melafalkan dua kalimat syahadat
dengan benar dan jelas.
|
Dua kalimat Syahadat
|
· Mencermati pelafalan dua kalimat syahadat kata per
kata secara klasikal atau individual.
· Menyimak arti dua kalimat syahadat (syahadat tauhid
dan Rasul) secara klasikal atau individual.
· Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang pelafalan dan makna dua kalimat syahadat.
· Mengajukan pertanyaan, misalnya coba lafalkan dua
kalimat syahadat!
· Secara kelompok melafalkan dua kalimat syahadat kata
per kata.
· Secara berpasangan mengartikan dua kalimat syahadat
(syahadat tauhid dan Rasul).
· Melakukan koreksi pada pelafalan dua kalimat
syahadat.
· Melakukan koreksi dalam mengartikan dua kalimat
syahadat.
· Menirukan pelafalan dua kalimat syahadat kata per
kata secara klasikal, kelompok, maupun individual.
· Menampilkan pelafalan dua kalimat syahadat secara
berulang baik secara individual atau berkelompok.
· Mengartikan dua kalimat syahadat (syahadat tauhid
dan Rasul) secara klasikal, kelompok, maupun individual.
· Mengartikan dua kalimat syahadat (syahadat tauhid
dan Rasul) dengan berulang-ulang yang dilakukan dengan berpasangan dan
bergantian secara klasikal, kelompok, maupun individual.
· Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
|
1.7 Terbiasa berdoa
sebelum dan sesudah belajar.
2.7 Menunjukkan sikap
disiplin sebagai implementasi pemahaman makna do’a sebelum dan sesudah
belajar.
3.7 Memahami makna do’a sebelum dan
sesudah belajar.
4.7 Melafalkan doa sebelum dan
sesudah belajar dengan benar dan jelas.
|
Doa sebelum dan sesudah belajar
|
· Mencermati pelafalan doa sebelum dan sesudah belajar
secara klasikal atau individual.
· Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang doa sebelum dan sesudah belajar.
· Mengajukan pertanyaan, apakah kamu selalu berdoa
ketika memulai belajar? Coba lafalkan doa sebelum dan sesudah belajar!
· Secara berkelompok mendiskusikan isi gambar tentang
berdoa dalam belajar secara klasikal maupun kelompok.
· Membuat rumusan hasil diskusi kelompok tentang
berdoa sebelum dan sesudah belajar.
· Mengidentifikasi kegiatan berdoa sebelum dan sesudah
belajar.
· Menirukan pelafalan doa sebelum dan sesudah belajar
secara klasikal, kelompok, maupun individual.
· Menampilkan pelafalan doa sebelum dan sesudah
belajar secara berulang-ulang baik secara individual atau berkelompok.
· Menyebutkan arti doa sebelum dan sesudah belajar
dengan berulang-ulang yang dilakukan secara berpasangan dan bergantian.
· Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
· Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
|
1.8 Meyakini bahwa
perilaku hormat dan patuh kepada orangtua dan guru sebagai cerminan dari
iman.
2.8 Menunjukkan perilaku
hormat dan patuh kepada orangtua dan guru.
3.8 Memahami perilaku hormat dan
patuh kepada orangtua dan guru.
4.8 Mencontohkan perilaku hormat
dan patuh kepada orangtua dan guru.
|
Hormat dan patuh kepada
orangtua dan guru
|
· Menyimak penjelasan pentingnya memiliki perilaku
hormat dan patuh kepada orangtua dan guru secara klasikal atau individual.
· Mengamati gambar/tayangan contoh perilaku hormat dan
patuh kepada orangtua dan guru secara klasikal atau individual.
· Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang perilaku hormat dan patuh kepada orangtua dan guru.
· Mengajukan pertanyaan, misalnya apakah kewajiban
kalian kepada orangtuamu?
· Mendiskusikan isi gambar tentang perilaku hormat dan
patuh kepada orangtua dan guru.
· Mendiskusikan isi gambar perilaku hormat dan patuh
kepada orangtua dan guru.
· Mendiskusikan isi gambar perilaku hormat dan patuh
kepada orangtua dan guru baik secara klasikal maupun kelompok.
· Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang perilaku hormat dan patuh kepada orangtua dan guru.
· Mengidentifikasi berbagai kegiatan tentang perilaku
hormat dan patuh kepada orangtua dan guru.
· Menyampaikan hasil diskusi tentang perilaku hormat
dan patuh kepada orangtua dan guru secara kelompok.
· Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang perilaku
hormat dan patuh kepada orangtua dan guru secara individual atau kelompok.
· Mencontohkan dengan cara bermain peran/simulasi
perilaku hormat dan patuh kepada orangtua dan guru secara individual maupun
kelompok.
· Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
· Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
|
1.9 Meyakini bahwa berkata yang
baik, sopan dan santun sebagai cerminan dari iman.
2.9 Menunjukkan sikap yang
baik, sopan, dan santun ketika berbicara.
3.9 Memahami berkata yang baik,
sopan dan santun.
4.9 Mencontohkan cara berkata yang
baik, sopan dan santun.
|
Berkata yang baik, sopan dan
santun
|
· Menyimak penjelasan pentingnya berkata yang baik,
sopan dan santun secara klasikal atau individual.
· Mengamati gambar/tayangan contoh berkata yang
baik, sopan dan santun secara klasikal atau individual.
· Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang berkata yang baik, sopan dan santun.
· Mengajukan pertanyaan berkaitan dengan berkata yang
baik, sopan dan santun.
· Mendiskusikan isi gambar tentang berkata yang baik,
sopan dan santun.
· Mendiskusikan isi gambar tentang berkata yang baik,
sopan dan santun.
· Mendiskusikan isi gambar tentang berkata yang baik,
sopan dan santun baik secara klasikal maupun kelompok.
· Membuat rumusan hasil diskusi kelompok tentang
berkata yang baik, sopan dan santun.
· Mengidentifikasi dalam berbagai kegiatan tentang berkata
yang baik, sopan dan santun.
· Menyampaikan hasil diskusi tentang berkata yang
baik, sopan dan santun secara kelompok.
· Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang berkata
yang baik, sopan dan santun secara individual atau kelompok.
· Mencontohkan dengan cara bermain peran/simulasi
berkata yang baik, sopan dan santun secara individual maupun kelompok.
· Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
· Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
|
1.10 Meyakini
bahwa bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya diri sebagai cerminan dari iman.
2.10 Menunjukkan perilaku
bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya diri.
3.10 Memahami makna bersyukur,
pemaaf, jujur dan percaya diri.
4.10 Mencontohkan perilaku bersyukur,
pemaaf, jujur dan percaya diri.
|
Perilaku terpuji bersyukur,
pemaaf, jujur dan percaya diri
|
· Menyimak penjelasan pentingnya
memiliki perilaku terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya
diri secara klasikal atau individual.
· Mengamati gambar/tayangan contoh perilaku
terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya diri secara klasikal atau
individual.
· Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang perilaku terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya diri.
· Mengajukan pertanyaan, misalnya apa saja saja
contoh perilaku terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya diri?
· Mendiskusikan isi gambar tentang perilaku
terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya diri.
· Mendiskusikan isi gambar tentang perilaku
terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya diri.
· Mendiskusikan isi gambar tentang perilaku
terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya diri secara klasikal maupun
kelompok.
· Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang perilaku terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya diri.
· Mengidentifikasi berbagai kegiatan
tentang perilaku terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya diri.
· Menyampaikan hasil diskusi tentang perilaku
terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya diri secara kelompok.
· Menyimpulkan hasil diskusi kelompok
tentang perilaku terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya
diri secara individual atau kelompok.
· Mencontohkan dengan cara bermain
peran/ perilaku terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya
diri secara individual maupun kelompok.
· Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
· Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
|
1.11 Terbiasa bersuci
sebelum beribadah.
2.11 Menunjukkan perilaku
bersih badan, pakaian, barang-barang, dan tempat sebagai implementasi dari
pemahaman makna bersuci.
3.11 Memahami tata cara. Bersuci.
4.11 Mempraktikkan tatacara bersuci.
|
Bersuci dan Tatacaranya
|
· Menyimak tatacara bersuci (mandi dan istinja) secara
klasikal atau individual.
· Mengamati gambar/tayangan contoh tatacara bersuci
(mandi) secara klasikal atau individual.
· Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang bersuci dan tatacaranya.
· Mengajukan pertanyaan, misalnya sebutkan macam
bersuci! Bagaimana caranya bersuci yang baik?
· Mendiskusikan isi gambar contoh tatacara bersuci
(mandi) baik secara klasikal maupun kelompok.
· Mendiskusikan tatacara bersuci baik secara klasikal
maupun kelompok.
· Membuat rumusan hasil diskusi tentang
bersuci dan tatacaranya.
· Mengidentifikasi kegiatan bersuci.
· Menyampaikan hasil diskusi tentang contoh tatacara
bersuci (mandi) secara kelompok.
· Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang contoh
tatacara bersuci (mandi) secara individual atau kelompok.
· Menyimulasikan tata bersuci baik secara individual
maupun perwakilan kelompok dengan baik dan benar.
· Menanggapi hasil presentasi (melengkapi, mengonfirmasi,
menyanggah).
· Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
|
1.12 Menjalankan
salat dengan tertib.
2.12 Menunjukkan sikap
disiplin sebagai implementasi dari pemahaman salat dan kegiatan
agama yang dianutnya di sekitar rumahnya melalui pengamatan.
3.12 Memahami șalat dan kegiatan agama yang dianutnya di sekitar
rumahnya melalui pengamatan.
4.12.1 Mempraktikkan salat dan
kegiatan agama di sekitar rumahnya melalui pengamatan.
4.12.2 Mencontohkan kegiatan agama di
sekitar rumahnya.
|
Șalat wajib dan mengaji
|
· Menyimak penjelasan șalat wajib 5 waktu dan bilangan rakaatnya, dan
kegiatan agama di sekitar rumah secara klasikal atau individual.
· Mengamati gambar/tayangan praktik șalat dan kegiatan agama di sekitar rumah baik secara
klasikal atau individual.
· Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang melakukan salat wajib dan mengaji.
· Mengajukan pertanyaan, misalnya apakah kalian terbiasa
melakukan salat? Berapa waktu dalam sehari semalam?
· Mendiskusikan isi gambar
tentang salat wajib dan mengaji baik secara klasikal maupun
kelompok.
· Mengidentifikasi pengamalan salat wajib
dan mengaji dalam kehidupan sehari-hari.
· Membuat rumusan hasil diskusi kelompok tentang
kegiatan salat wajib dan mengaji.
· Mengidentifikasi kegiatan salat wajib dan
mengaji dalam kehidupan sehari-hari.
· Menyampaikan hasil diskusi secara kelompok.
· Menyimpulkan hasil diskusi kelompok
tentang salat wajib 5 waktu dan bilangan rakaatnya, dan kegiatan
agama di sekitar rumah secara individual atau kelompok.
· Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
· Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
|
1.13 Meyakini kebenaran
kisah Nabi Adam a.s.
2.13 Menunjukkan sikap
pemaaf sebagai implementasi dari pemahaman kisah keteladanan Nabi Adam a.s.
3.13 Memahami kisah keteladanan
Nabi Adam a.s.
4.13 Menceritakan kisah keteladanan
Nabi Adam a.s.
|
Kisah Keteladanan Nabi Adam
a.s.
|
· Menyimak kisah keteladanan Nabi Adam a.s.
secara klasikal maupun individual.
· Mengamati gambar/tayangan contoh keteladanan Nabi
Adam a.s. baik secara klasikal atau individual.
· Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang kisah keteladanan Nabi Adam a.s.
· Mengajukan pertanyaan, misalnya Siapakah manusia
pertama yang Allah Swt. ciptakan?
· Mendiskusikan isi gambar tentang keteladanan Nabi
Adam a.s. baik secara klasikal maupun kelompok.
· Membuat rumusan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Adam a.s.
· Mengidentifikasi perilaku terpuji dari kisah
keteladanan Nabi Adam a.s.
· Menyampaikan kisah singkat tentang peristiwa penting
dan sikap terpuji Nabi Adam a.s. secara individu maupun perwakilan kelompok.
· Menyampaikan hasil diskusi tentang keteladanan Nabi
Adam a.s. secara kelompok.
· Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
keteladanan Nabi Adam a.s. secara individual atau kelompok.
· Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
· Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
|
1.14 Meyakini kebenaran
kisah Nabi Idris a.s.
2.14 Menunjukkan sikap
semangat dan rajin belajar sebagai implementasi dari pemahaman kisah
keteladanan Nabi Idris a.s.
3.14 Memahami kisah keteladanan Nabi
Idris a.s.
4.14 Menceritakan kisah keteladanan
Nabi Idris a.s.
|
Kisah keteladanan Nabi Idris
a.s.
|
· Menyimak kisah keteladanan Nabi Idris
a.s. secara klasikal maupun individual.
· Mengamati gambar/tayangan contoh keteladanan Nabi
Idris a.s. baik secara klasikal atau individual.
· Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang kisah keteladanan Nabi Idris a.s.
· Mendiskusikan isi gambar tentang keteladanan Nabi
Idris a.s. baik secara klasikal maupun kelompok.
· Membuat rumusan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Idris a.s.
· Mengidentifikasi perilaku terpuji dari kisah
keteladanan Nabi Idris a.s.
· Menyampaikan kisah singkat tentang peristiwa penting
dan sikap terpuji Nabi Idris a.s. secara individu maupun perwakilan kelompok.
· Menyampaikan hasil diskusi tentang keteladanan Nabi
Idris a.s. secara kelompok.
· Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
keteladanan Nabi Idris a.s. secara individual atau kelompok.
· Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
· Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
|
1.15 Meyakini kebenaran
kisah Nabi Nuh a.s.
2.15 Menunjukkan sikap
kerja keras, dan kerjasama sebagai implementasi dari pemahaman kisah
keteladanan Nabi Nuh a.s.
3.15 Memahami kisah keteladanan Nabi
Nuh a.s.
4.15 Menceritakan kisah keteladanan
Nabi Nuh a.s.
|
Kisah Keteladanan Nabi Nuh a.s.
|
· Menyimak kisah keteladanan nabi Nuh a.s.
secara klasikal maupun individual.
· Mengamati gambar/tayangan contoh keteladanan Nabi
Nuh a.s. baik secara klasikal atau individual.
· Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang kisah keteladanan Nabi Nuh a.s.
· Mendiskusikan isi gambar tentang keteladanan Nabi
Nuh a.s. baik secara klasikal maupun kelompok.
· Membuat rumusan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Nuh a.s.
· Mengidentifikasi perilaku terpuji dari kisah
keteladanan Nabi Nuh a.s.
· Menyampaikan kisah singkat tentang peristiwa penting
dan sikap terpuji Nabi Nuh a.s. secara individu maupun perwakilan kelompok.
· Menyampaikan hasil diskusi tentang keteladanan Nabi
Nuh a.s. secara kelompok.
· Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
keteladanan Nabi Nuh a.s. secara individual atau kelompok.
· Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
· Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru
|
1.16 Meyakini kebenaran
kisah Nabi Hud a.s.
2.16 Menunjukkan sikap
sopan dan santun sebagai implementasi dari pemahaman kisah keteladanan Nabi
Hud a.s.
3.16 Memahami kisah keteladanan Nabi
Hud a.s.
4.16 Menceritakan kisah keteladanan
Nabi Hud a.s.
|
Kisah Keteladanan Nabi Hud a.s.
|
· Menyimak kisah keteladanan Nabi Hud a.s.
secara klasikal maupun individual.
· Mengamati gambar/tayangan contoh keteladanan Nabi
Hud a.s. baik secara klasikal atau individual.
· Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang kisah keteladanan Nabi Hud a.s.
· Mendiskusikan isi gambar tentang keteladanan Nabi
Hud a.s. baik secara klasikal maupun kelompok.
· Membuat rumusan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Hud a.s.
· Mengidentifikasi perilaku terpuji dari kisah
keteladanan Nabi Hud a.s.
· Menyampaikan kisah singkat tentang peristiwa penting
dan sikap terpuji Nabi Hud a.s. secara individu maupun perwakilan kelompok.
· Menyampaikan hasil diskusi tentang keteladanan Nabi
Hud a.s. secara kelompok.
· Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
keteladanan Nabi Hud a.s. secara individual atau kelompok.
· Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
· Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
|
1.17 Meyakini
kebenaran kisah Nabi Muhammad saw.
2.17 Menunjukkan
sikap jujur dan kasih sayang sebagai implementasi dari pemahaman kisah
keteladanan Nabi Muhammad saw.
3.17 Memahami kisah keteladanan Nabi
Muhammad saw.
4.17 Menceritakan kisah keteladanan
Nabi Muhammad saw.
|
Kisah keteladanan Nabi Muhammad
saw.
|
· Menyimak kisah keteladanan nabi Muhammad saw. secara
klasikal maupun individual.
· Mengamati gambar/tayangan contoh keteladanan Nabi
Muhammad saw. baik secara klasikal atau individual.
· Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan
tentang keteladanan Nabi Muhammad saw.
· Mengajukan pertanyaan terkait dengan keteladanan Nabi
Muhammad saw.
· Secara berkelompok mendiskusikan perilaku terpuji
yang terdapat pada kisah keteladanan nabi Muhammad saw.
· Secara berpasangan mendiskusikan isi gambar tentang
keteladanan Nabi Muhammad saw. baik secara klasikal maupun kelompok.
· Membuat rumusan hasil diskusi kelompok tentang
keteladanan Nabi Muhammad saw. secara individual atau kelompok.
· Menghubungkan kisah keteladanan Nabi Muhammad saw.
dengan sikap kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari.
· Menyampaikan hasil diskusi tentang keteladanan Nabi
Muhammad saw. secara kelompok.
· Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
· Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
|
Mengetahui
Kepala Sekolah
...........................................
NIP
|
.................................
Guru PAI Dan BP
...................................
NIP
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar